Home » Sosialisasi dan Optimalisasi Penggunaan Kendaraan Dinas

Sosialisasi dan Optimalisasi Penggunaan Kendaraan Dinas

by bppkad

Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Ponorogo gelar sosialisasi dan optimalisasi penggunaan kendaraan dinas secara mobile yang di adakan di ruangan Batarangin gedung Graha Krida Praja Ponorogo. Rabu, 13 April 2022.

Kegiatan sosialisasi dan optimaliasai kendaraan dinas secara mobile ini di ikuti oleh semua SKPD dan kelurahan di wilayah Kabupaten Ponorogo.

Eka Okgie Rustama Kepala Bidang Aset BPPKAD Kabupaten Ponorogo mengatakan bahwa aplikasi mobile ini akan dapat membantu dengan mudah melacak keberadaan unit kendaraan dinas dimanapun berada sekaligus mengetahui pengguna atau pemegang unit kendaraan dinas.

“Kami menginginkan suatu perubahan, dimana kendaraan dinas tersebut apabila ada perintah dari pimpinan untuk mengetahui keberadaan unit langsung dapat kami peroleh, disini kami butuhkan informasi dari masing masing SKPD,”tuturnya.

Aplikasi mobile tersebut akan kita masukan ke Google kemudian kita akan mengetahui posisi kendaraan tersebut sekaligus siapa nama pemegang unit tersebut. Langkah-langkah ini kita lakukan supaya lebih akuntable.”terangnya.

Sosialisasi dan optimalisasi kendaraan dinas tersebut diikuti oleh BKPSDM, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan beberapa pihak Kecamatan serta kelurahan. Terdapat sebanyak 113 pengurus barang dari beberapa SKPD.

“Kami berharap, kedepan supaya semua kendaraan dinas dapat akuntable. Baik dari sisi keberadaan barang, kondisi fisik barang serta penanggungjawab atau penggunaan barang. Sehingga semua dapat diketahui jika terjadi sesuatu atas barang tersebut, sudah pasti pemegang unit kendaraanlah yang harus bertanggung jawab.”pungkasnya.

Seperti yang diketahui, setiap aset (kendaraan dinas) setiap pengguna selalu disertai Berita Acara Serah Terima. BPPKAD Kabupaten Ponorogo berharap jika seorang ASN menjadi pemegang barang (aset) kemudian jika secara kedinasan dipindahtugaskan di tempat yang baru, maka pemegang barang tersebut harus meyerahkan kepada SKPD yang lama. Dan tidak dibenarkan secara serta merta membawa barang tersebut di tempat dinas yang baru.

Hal ini untuk menghindari dobel pencatatan, jika pengurus barang (SKPD sebelumnya) tidak melaporkan ke BPPKAD ketika seorang ASN pindah tugas meninggalkan tempat tugas yang lama  kemudian membawa unit kendaraan (aset) ke tempat dinas baru. (tim)

Related Articles

Leave a Comment

HUBUNGI KAMI

BADAN PENDAPATAN, PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN PONOROGO

@2022 – bppkad ponorogo -All Right Reserved. Supported by onmeso